PELATIHAN LITERASI KEAMANAN DIGITAL (ANTI-PHISHING & PASSWORD HYGIENE) BAGI CIVITAS AKADEMIKA

Authors

  • Juandana Kawuladini Putra Universitas Doktor Nugroho Magetan
  • Lilis Setiyoningsih Universitas Doktor Nugroho Magetan

Keywords:

literasi keamanan digital; phishing; password hygiene; civitas akademika; ketahanan siber.

Abstract

Transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi meningkatkan efisiensi layanan akademik sekaligus memperluas risiko keamanan siber, khususnya serangan phishing dan lemahnya praktik pengelolaan kata sandi (password hygiene). Faktor manusia menjadi titik lemah utama dalam insiden pelanggaran data, sehingga peningkatan literasi keamanan digital bagi civitas akademika merupakan kebutuhan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan Literasi Keamanan Digital (Anti-Phishing dan Password Hygiene) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keamanan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental melalui model pretest–posttest control group. Instrumen penelitian meliputi kuesioner literasi keamanan digital, simulasi identifikasi phishing, serta evaluasi praktik password hygiene. Data dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata untuk mengidentifikasi signifikansi peningkatan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator literasi keamanan digital setelah pelatihan, dengan nilai signifikansi (p < 0,05) dan kategori peningkatan tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis simulasi dan praktik langsung efektif dalam membangun kesadaran, kompetensi, serta perilaku protektif civitas akademika terhadap ancaman siber. Oleh karena itu, program pelatihan literasi keamanan digital direkomendasikan sebagai strategi preventif berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan digital institusi pendidikan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beck, U. (1992). Risk society: Towards a new modernity. Sage Publications.

Carayon, P., & Smith, M. J. (2000). Work organization and ergonomics. Applied Ergonomics, 31(6), 649–662. https://doi.org/10.1016/S0003-6870(00)00040-5

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01

Google & Harris Poll. (2024). Password security & authentication trends report. Google Safety Center.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Microsoft Security. (2024). Digital defense report. Microsoft Corporation.

Rogers, R. W. (1975). A protection motivation theory of fear appeals and attitude change. The Journal of Psychology, 91(1), 93–114. https://doi.org/10.1080/00223980.1975.9915803

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Slovic, P., Finucane, M. L., Peters, E., & MacGregor, D. G. (2002). The affect heuristic. In T. Gilovich, D. Griffin, & D. Kahneman (Eds.), Heuristics and biases: The psychology of intuitive judgment (pp. 397–420). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511808098.025

Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257–285. https://doi.org/10.1207/s15516709cog1202_4

Verizon. (2025). Data breach investigations report (DBIR). Verizon Enterprise.

Anti-Phishing Working Group (APWG). (2024). Phishing activity trends report. https://apwg.org

Downloads

Published

2025-07-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

PELATIHAN LITERASI KEAMANAN DIGITAL (ANTI-PHISHING & PASSWORD HYGIENE) BAGI CIVITAS AKADEMIKA. (2025). Eduscotech, 6(2). https://journal.udn.ac.id/index.php/eduscotech/article/view/563